Si Kecil Sulit Diajak Membaca, Bagaimana Mengatasinya?

KAYUAGUNG RADIO - Bagi sebagian anak, membaca bukan aktivitas mudah yang langsung dilakukan serta-merta. Beberapa anak memiliki kesulitan menghubungkan huruf dan bunyi yang terikat dari pertemuan huruf-huruf tadi, seperti bunyi yang dihasilkan antara n dan g.

Jadi, tak semua anak bisa menemukan bagaimana istimewanya sebuah kisah bisa menguasai imajinasi hingga menemukan pengalaman menyenangkan saat membaca. Tapi, setiap orang tua tentu paham, meski ada anak yang kesulitan memelajari huruf, namun bagi semua anak, bergaul dengan huruf, suara yang dihasilkan dan kata-kata tetap adalah landasan penting bagi proses belajar sepanjang hidup. Lagi pula membaca adalah proses belajar yang tak kunjung selesai

Lalu bagaimana menolong dan membantu anak menjadi pembaca antusias? Berikut beberapa cara sederhana  yang ditawarkan oleh KidsHealth

Biarkan anak anda memilih bacaannya
Komik atau buku lelucon mungkin bukan pilihan pertama anda untuk menumbuhkan apresiasi terhadap karya sastra, tapi mereka bisa memotivasi anak untuk membaca.

Tak usah terlalu cemas meski teks-teks itu tak terlalu substansial. Mereka bisa berperan membantu anak memahami beberapa hal mendasar, seperti bagaimana kejadian berlangsung dalam urutan dan bagaimana kisah berjalan.

Komik pun bisa membantu mengembangkan kosakata dan secara visual dapat menarik. Sekali anak anda nyaman dengan pengalaman membaca, anda bisa mendorongnya untuk memilih tulisan lain dengan variasi isi lebih menantang.

Baca, baca lagi dan baca lagi
Banyak anak mengambil buku-buku yang sama berulang kali. Itu bukan masalah. Melalui pengulangan anak dapat menguasai teks dan bahkan berlayar menuju setiap kisah dengan mudah dan percaya diri. Setiap bahan bacaraan baru juga membuat mereka memahami lebih bak. Positifnya, pengalaman itu bisa menginspirasi mereka mencoba buku-buku baru

Baca dengan suara
Mengeluarkan suara saat membaca juga salah satu kiat yang bisa membantu si kecil anda mengembangkan kosakata anak. Tunjukan kepada anak anda bahwa sebagai orangtua pun bisa menikmati membaca sebagai aktivitas menyenangkan. Bantu mereka mengoneksikan suara dengan huruf-huruf di lembar halaman buku.

Lebih dari itu, membaca dengan suara keras memberi waktu yang bisa dinikmati bersama antara orangtua dan anak. Kegiatan ini pun bisa menjadi kebiasaan yang tak harus berakhir ketika anak menjadi lebih tua. Suara nyaman orangtua dan perhatian tak terbagi bakal menjadi kenangan berharga anak-anak yang tak bisa terhapus meski dewasa.

Ciptakan kesempatan membaca dan menulis di luar halaman buku. 
Beri anak-anak dengan banyak peluang untuk membaca setiap hari. Tulisan catatan dan letakkan di atas bantal, di kotak makan siang mereka atau bahkan saku kemejanya. Bila perlu, minta teman-teman dan kerabat mengirim kartu post dan surat.

Saat bepergian gunakan waktu memperluas kosakata dengan permainan yang memperkuat kemampuan bahasa anak. Misal anda memilih kategori makanan dan setiap anggota keluarga harus menyebut nama makanan yang diawali huruf tertentu.

Jangan segan mencari bantuan. 
Bila anda mulai prihatin dengan kemampuan dan kemauan anak anda untuk membaca, jangan menunggu untuk mencari bantuan. Konsultasikan dengan dokter anak atau guru si kecil. Bila mereka mengetahui situasi itu, mereka mungkin bisa menyarankan sumber-sumber demi membantu anak anda menjadi pembaca antusias.





Sumber : republika.co.id
Diberdayakan oleh Blogger.