17 Siswa OKI Tembus Nasional KMNR, Pemkab Beri Dukungan Penuh

 

Kayuagung - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) kembali menorehkan prestasi di bidang pendidikan. Sebanyak 17 finalis terbaik berhasil lolos ke tingkat nasional dalam ajang Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR) ke-21 yang akan digelar di Universitas Terbuka Convention Center, Tangerang.

Para finalis yang terdiri dari siswa SD dan SMP ini merupakan hasil seleksi ketat dari ratusan peserta di Kabupaten OKI. Keberhasilan mereka menjadi bukti meningkatnya kualitas sumber daya manusia di daerah tersebut.

Sebagai bentuk apresiasi, Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki menyerahkan sertifikat penghargaan sekaligus memberikan dukungan penuh berupa fasilitas transportasi hingga tiket rekreasi bagi para finalis.

“Ini bentuk dukungan dan motivasi agar anak-anak kita semakin percaya diri dan mampu bersaing, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional,” ujar Muchendi.

Ia juga menyampaikan rasa bangga atas capaian para siswa serta peran penting orang tua dalam mendukung pendidikan anak.

“Kami bangga dengan prestasi ini. Terima kasih kepada orang tua yang telah mendampingi dan mendorong anak-anak untuk terus belajar dan berkembang,” tambahnya.

Menurut Muchendi, pemerintah daerah akan terus berkomitmen mendukung berbagai kegiatan positif yang berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pembinaan generasi muda.

“Harapan kita, mereka menjadi bagian dari generasi emas 2045 yang mampu membawa daerah ini semakin maju,” tegasnya.

Ajang KMNR sendiri merupakan salah satu kompetisi matematika terbesar di Indonesia yang diselenggarakan oleh Klinik Pendidikan MIPA (KPM), dengan jumlah peserta mencapai sekitar 65 ribu siswa dari seluruh Indonesia. Kompetisi ini juga menjadi bagian dari pembinaan menuju ajang internasional.

Dukungan terhadap para finalis juga datang dari sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT Prime Agri Resources (PT PAR).

Manager CSR PT PAR, Fajar Suryono menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung dunia pendidikan.

“Anak-anak ini adalah talenta unggul daerah. Pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia yang berkualitas,” katanya.

Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta akan terus diperkuat guna memastikan pembinaan talenta muda berjalan berkelanjutan.

“Kami berkomitmen menjalankan program ini secara konsisten setiap tahun agar prestasi pendidikan OKI terus bersinar,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Relawan Literasi Masyarakat OKI, Adi Saputro, S.Pd., M.Pd., menyebut capaian ini sebagai bukti besarnya potensi pelajar OKI di bidang matematika.

“Dari sekitar 700 peserta, terseleksi 115 semifinalis hingga akhirnya 17 siswa terbaik melaju ke tingkat nasional. Ini menunjukkan potensi luar biasa anak-anak OKI,” jelasnya. (Murod)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.