ASN OKI Tebar 60 Hewan Kurban, Semangat Kepedulian Sosial Meningkat Tajam

Kayuagung - Semangat berbagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) pada Idul Adha 1447 Hijriah tahun ini meningkat signifikan. Sebanyak 60 hewan kurban terdiri dari 31 ekor sapi dan 29 ekor kambing disalurkan ke berbagai kecamatan di Kabupaten OKI untuk masyarakat yang membutuhkan.

Daging kurban diprioritaskan bagi warga kurang mampu dan fakir miskin. Seluruh hewan kurban berasal dari partisipasi pribadi ASN, pejabat daerah, BUMD, serta dukungan sejumlah pihak tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda OKI, M. Danni Oktaviano mengatakan, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan tajam dibandingkan tahun sebelumnya.

“Total ada sekitar 60 hewan kurban dari individu-individu di lingkungan Pemkab OKI, ditambah satu ekor sapi bantuan Presiden,” ujar Danni, Rabu (27/5/2026).

Menurutnya, pada 2025 lalu jumlah hewan kurban ASN OKI hanya mencapai sembilan ekor sapi. Namun berkat tingginya antusiasme dan semangat kebersamaan ASN, jumlah tersebut melonjak drastis pada tahun ini.

Danni menjelaskan, sejak Juni 2025, Bupati OKI Muchendi telah mengimbau seluruh jajaran ASN untuk kembali menghidupkan budaya berbagi dan kepedulian sosial melalui ibadah kurban.

“Kurang lebih selama satu tahun ASN mencicil melalui sistem arisan hingga akhirnya terkumpul puluhan hewan kurban tersebut,” jelasnya.

Penyaluran hewan kurban sendiri mulai dilakukan secara bertahap sejak Senin ke sejumlah titik penerima di berbagai wilayah Kabupaten OKI.

Sementara itu, Bupati OKI Muchendi mengapresiasi semangat gotong royong para ASN, BUMD, dan mitra yang ikut berpartisipasi dalam program Tebar Kurban tahun ini.

“Semangat berbagi ini menjadi bentuk nyata kepedulian kita, terutama bagi saudara-saudara yang membutuhkan,” kata Muchendi.

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan momentum Idul Adha sebagai sarana memperkuat solidaritas sosial dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

“Mari kita tanamkan semangat berkurban dalam arti luas, yakni berkorban demi kepentingan bersama, rela menahan ego, memperkuat persatuan, serta menjaga kerukunan di tengah masyarakat OKI,” pungkasnya.(Murod)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.