29 Tim Adu Cepat di Sungai Komering, Meriahkan HUT ke-81 RI di OKI
Lomba yang digelar Pemerintah Kabupaten OKI melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) OKI itu berlangsung meriah. Selain bidar, masyarakat juga mengikuti lomba panjat pinang dan gebuk bantal.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mempertahankan permainan tradisional dan budaya lokal yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kayuagung.
Bupati OKI H Muchendi Mahzareki mengatakan, lomba bidar merupakan tradisi masyarakat Kayuagung yang terus dipertahankan, terutama setiap perayaan HUT Kemerdekaan RI.
“Di bulan Agustus ini, sebagaimana tahun lalu, kita kembali bisa melaksanakan kegiatan lomba bidar yang sudah menjadi tradisi warga masyarakat yang ada di Kota Kayuagung,” ujar Muchendi.
Menurut Muchendi, kondisi air Sungai Komering yang sedang surut tidak menyurutkan antusiasme masyarakat untuk mengikuti perlombaan.
“Walaupun kondisi air sedang surut, tidak menyurutkan semangat masyarakat OKI, khususnya Kayuagung, untuk berpartisipasi,” katanya.
Muchendi juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam pelaksanaan kegiatan, termasuk Bank Sumsel Babel, TNI, dan Polres OKI. Ia berharap lomba bidar dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari upaya menjaga adat dan budaya masyarakat OKI.
Kepala Disbudpar OKI Ahmadin Ilyas mengatakan, lomba bidar tahun ini diikuti 29 tim dari desa dan kelurahan. Antusiasme peserta, kata dia, terlihat dari adanya daerah yang mengirimkan lebih dari satu tim.
“Untuk lomba bidar tahun ini diikuti 29 tim. Seluruh desa dan kelurahan antusias mengirimkan peserta, bahkan ada yang mengirimkan dua tim,” kata Ahmadin.
Selain lomba bidar, panjat pinang diikuti delapan tim. Setiap tim terdiri atas empat peserta dan satu orang cadangan. Sementara lomba gebuk bantal merupakan inisiatif Lurah Perigi dan diikuti masyarakat secara acak.
Ahmadin berharap rangkaian perlombaan tersebut tidak hanya menjadi hiburan dalam perayaan HUT Kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana menjaga keberadaan permainan tradisional agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI di OKI sebelumnya juga diisi dengan upacara peringatan Proklamasi, tari massal, dan karnaval budaya. Unsur TNI dan Polri turut mendukung pengamanan serta pengaturan lalu lintas selama kegiatan berlangsung.
Tidak ada komentar
Posting Komentar