Dua Rumah Hangus di Bukit Batu, Muchendi Turun Langsung Salurkan Bantuan
Kayuagung - Tiga keluarga di Desa Bukit Batu, Kecamatan Pangkalan
Lampam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), terdampak kebakaran yang
terjadi pada Kamis (3/9/2026) siang. Dua rumah hangus terbakar,
sementara satu rumah lainnya mengalami kerusakan pada bagian belakang.
Sehari setelah kejadian, Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki mendatangi
warga terdampak sekaligus menyerahkan bantuan, Jumat (4/9/2026).
Kesiapsiagaan
masyarakat dan respons cepat di tingkat lingkungan menjadi kunci untuk
mencegah kebakaran meluas serta mengurangi risiko korban dan kerugian.
Bantuan
yang disalurkan berupa uang tunai, sembako, selimut, dan perlengkapan
rumah tangga. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi
kebutuhan keluarga yang sebagian kehilangan tempat tinggal dan harta
benda dalam musibah tersebut.
Tiga
rumah yang terdampak masing-masing dihuni keluarga Diana sebanyak lima
orang, keluarga Len sebanyak empat orang, dan keluarga Rahmi sebanyak
empat orang. Rumah Rahmi mengalami kerusakan pada bagian dapur,
sedangkan dua rumah lainnya hangus terbakar.
Berdasarkan
informasi awal, kebakaran diduga bermula dari korsleting listrik saat
pemilik rumah sedang tidak berada di tempat. Api kemudian membesar dan
membakar bangunan di sekitarnya.
Muchendi
mengatakan pemerintah daerah perlu hadir secara langsung ketika
masyarakat menghadapi musibah, terutama untuk memastikan kebutuhan
mendesak dapat segera ditangani.
“Hari
ini kita datang untuk melihat langsung kondisi saudara-saudara kita
yang terkena musibah. Bantuan yang diberikan mungkin belum bisa
mengganti seluruh kerugian, tetapi mudah-mudahan dapat membantu memenuhi
kebutuhan mereka untuk sementara waktu,” ujar Muchendi.
Ia
meminta pemerintah kecamatan dan desa tetap mendampingi keluarga
terdampak serta melakukan koordinasi apabila terdapat kebutuhan lanjutan
yang perlu segera ditangani.
“Yang
paling penting sekarang adalah memastikan warga tidak merasa sendiri
menghadapi musibah ini. Kami minta pemerintah desa dan kecamatan terus
mendampingi korban, sekaligus berkoordinasi apabila masih ada kebutuhan
yang perlu segera ditangani,” katanya.
Selain
penanganan pascakebakaran, Muchendi mengingatkan masyarakat untuk
meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dari instalasi
listrik maupun peralatan rumah tangga.
Ia
mengimbau warga memeriksa kabel, stop kontak, dan peralatan elektronik
secara berkala, serta memastikan kompor dan perangkat listrik dalam
kondisi aman sebelum meninggalkan rumah.
“Kami
mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati. Sebelum meninggalkan
rumah, pastikan kompor, listrik, dan peralatan elektronik sudah aman.
Kalau ada kabel atau instalasi yang sudah tidak layak, segera
diperbaiki. Jangan sampai kelalaian kecil menimbulkan kerugian yang
besar,” ujarnya.
Salah
seorang korban, Diana (43), mengatakan keluarganya kehilangan sebagian
besar harta benda akibat kebakaran. Ia mengaku terbantu dengan perhatian
pemerintah yang datang langsung setelah kejadian.
“Memang
musibah ini membuat kami kehilangan sebagian besar harta, tetapi kami
sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah dan Bapak Bupati yang
sudah datang langsung dan memberikan bantuan. Bantuan ini sangat berarti
bagi keluarga kami untuk memenuhi kebutuhan setelah rumah terbakar,”
kata Diana.
Pemerintah
Kabupaten OKI melalui pemerintah kecamatan dan desa akan terus memantau
perkembangan kondisi keluarga terdampak. Pemkab juga mengimbau
masyarakat segera melaporkan potensi bahaya kebakaran di lingkungan
masing-masing agar dapat ditangani sedini mungkin.

Tidak ada komentar
Posting Komentar