KARIR SYAHRINI TETAP JALAN TANPA ANANG

KAYUAGUNG RADIO - Penyanyi kelahiran Bogor, Jawa Barat, 1 Agustus 1982 ini awal karirnya dengan meluncurkan album perdana 'My Lovely' yang dirilis pada 2008. Sebelum merilis album pertama, anak kedua dari tiga bersaudara ini pernah menyanyi untuk album kompilasi film Coklat Stroberi dengan judul lagu "Tatapan Cinta" pada tahu 2007.

Kata 'keberuntungan' tidak pernah ada dalam kamus sarjana hukum dari Universitas Pakuan Bogor ini. Kalau sekarang Syahrini yang kerap dipanggil Princess ini sukses artinya dia sudah bekerja keras sendiri untuk meraih impiannya.

Setahun berikutnya, Rini sudah punya album perdana My Lovely (2008) dengan hits single “Bohong” dan “My Lovely” yang sangat easy-listening dengan genre pop. Uniknya, dalam album ini Rini sukses mendapat dukungan dari pencipta-pencipta lagu top di Indonesia—sebut saja Dewiq dan Yovie Widianto. Kemudian pada pertengahan tahun 2009, Syahrini merilis single “Pusing ½ Mati” yang merupakan ciptaan Syahrini sendiri dengan bantuan aransemen dari Wawan TMG yang sudah terbiasa melakukan proses aransemen dan mastering untuk artis Republik Cinta Manajemen.

Akhir 2009, tepatnya tanggal 26 Desember 2009, Syahrini dipertemukan dengan Anang Hermansyah pada sebuah acara di salah satu TV Swasta. Ini bisa dibilang sebagai titik terang karier Rini. Lewat lagu ciptaan Anang Hermansyah, Rini mampu mencuri perhatian masyarakat luas. Kesuksesan itu akhirnya memang membuktikan bahwa filosofi yang dijalaninya selama ini benar.

Sekarang, lupakan dulu lagu-lagu duet mesra sepanjang tahun 2010. Sekarang Syahrini berubah menjadi seorang wanita yang mandiri dan berbeda dengan image Syahrini sebagai partner duet Anang. Bagaimana sepak terjangnya sekarang menjadi penyanyi solo? serta rencana kedepan Syahrini?

jawabannya dapat disimak dari hasil wawancara tim Indonesiaselebriti.com (IS) bersama Syahrini (SH) saat ditemui di kawasan Hanglekir, Jakarta Selatan.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.