178 Orang Ikuti Seleksi Program Magang ke Jepang


Kayuagung - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir menjadi tuan rumah penyelenggaraan seleksi daerah untuk mengikuti Magang ke Jepang.

Tujuan dari program pemagangan yaitu  untuk mereplikasi tingkat disiplin dan etos kerja tinggi, serta penguasaan teknologi yang dapat diberlakukan ketika pulang ke tanah air.

Menteri Tenaga Kerja RI melalui Kasubdit Pemagangan Luar Negeri, Endang Srihastuti mengatakan seleksi daerah yang dilakukan ini merupakan tahap awal dan menggunakan sistem gugur. Setelah berhasil lulus, calon peserta magang akan mengikuti Pelatihan Pra Pemberangkatan selama 2 (dua) bulan sebelum bertolak ke negeri sakura.

"Program pemagangan luar negeri, khususnya ke Jepang dimaksudkan agar peserta magang bisa menerapkan disiplin dan etos kerja sekembalinya ke Indonesia", terang Endang dalam sambutannya di Gor Biduk Kajang Kayuagung. Senin (13/12).

Endang mengatakan Program Magang di Luar Negeri ini sebagai upaya percepatan peningkatan kompetensi melalui penguasaan teknologi terkini yang digunakan di industri.

"Di negeri Sakura tersebut para peserta yang berhasil lolos seleksi nasional akan mengikuti pendidikan selama sebulan sebelum bekerja dan selesai pendidikan akan langsung mengikuti program magang selama 3 tahun. Setelah menyelesaikan program pemagangan dengan baik akan mendapat Dana Tunjangan Usaha Mandiri yang cukup besar lebih kurang 600 ribu yen bagi yang selesai 3 tahun", jelas Endang.

Wakil Bupati Ogan Komering Ilir, H. Dja'far Shodiq mengatakan program pemagangan ke Jepang ini selain untuk bisa meningkatkan keterampilan dan mampu menurunkan indeks pengangguran di OKI.

Wabup Shodiq memberikan apresiasi kepada pemuda-pemudi yang berdiri dihadapannya untuk mengikuti Proses Seleksi Magang ke Jepang.

“Saya bangga, kalian memiliki tekad dan semangat yang luar biasa untuk bersaing secara global. Kesempatan ini tidak datang dua kali, manfaatkanlah,” ujarnya Wabup Shodiq memberikan semangat kepada peserta seleksi.

Wabup Shodiq berharap ada banyak peserta asal OKI yang berkesempatan untuk merasakan pola kerja di Jepang dan pasca program magang dapat menjadi pioner untuk menerapkan hal-hal baik selama program Magang", ungkap Wabup Shodiq.

"Banyak manfaat yang akan kalian dapatkan dengan mengikuti program ini, kalian cenderung akan lebih mandiri, memiliki pengalaman, dan memiliki daya saing serta akan ada dana tunjunangan yang cukup besar dan dapat digunakan untuk modal usaha,” ungkapnya.

Wabup Shodiq juga berpesan meskipun pihaknya berharap 100 persen bisa berkesempatan magang ke Jepang. Namun bagi peserta yang belum berkesempatan untuk terus mengingatkan kompetensi diri dan melakukan kegiatan positif lain sembari menunggu kesempatan berikutnya.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.