Enam Pejabat Tinggi Pratama OKI Dilantik, Pemkab Tegaskan Komitmen Meritokrasi



Kayuagung - Setelah melalui tahapan seleksi yang panjang dan ketat, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) resmi mengukuhkan enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP). Pelantikan ini menjadi momentum konsolidasi birokrasi sekaligus penegasan komitmen Pemkab OKI terhadap penerapan meritokrasi.

Prosesi pelantikan dipimpin Wakil Bupati OKI, Supriyanto, pada Jumat (28/11) di Kantor Bupati OKI.

Kepala BKPSDM OKI, Antonius Leonardo, dalam laporannya menjelaskan proses seleksi terbuka yang menjadi dasar penetapan enam pejabat tersebut. Seleksi dibuka pada 5–19 Oktober 2025 dengan jumlah pelamar sebanyak 27 orang. Setelah lolos administrasi, peserta mengikuti penilaian manajerial dan sosial kultural melalui assessment center LAN RI secara daring, serta penilaian kompetensi teknis berupa presentasi dan wawancara oleh penguji dari kalangan akademisi.

Dari setiap jabatan dipilih tiga kandidat terbaik untuk diajukan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN). Rekomendasi BKN diterbitkan melalui surat Nomor 27823/R-AK.02.03/SD/F/2025 tanggal 19 November 2025.

“Berdasarkan rekomendasi tersebut, Bupati Ogan Komering Ilir telah memilih dan menetapkan masing-masing satu dari tiga calon terbaik untuk enam jabatan dimaksud,” jelas Anton.

Wakil Bupati OKI, Supriyanto, dalam amanatnya menegaskan bahwa pengisian jabatan strategis melalui seleksi terbuka merupakan bentuk komitmen Pemkab OKI untuk membangun birokrasi yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.

“Seleksi ini berjalan objektif dan transparan. Pelantikan hari ini adalah langkah penting memperkuat tata kelola pemerintahan,” ujar Supriyanto.

Ia menyampaikan selamat kepada pejabat yang dilantik seraya mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah besar yang menuntut kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Jadikan jabatan ini ladang pengabdian. Tanggung jawab saudara besar, dan masyarakat menunggu bukti kerja,” tegasnya.

Supriyanto juga menyoroti tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks, mulai dari efisiensi anggaran, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga adaptasi teknologi informasi.

“Kita harus bekerja lebih cerdas dan kreatif. Fokus kita jelas: program yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ia berpesan agar para pejabat baru menjaga profesionalitas, menghadirkan kepemimpinan visioner, serta membangun budaya kerja yang disiplin dan responsif.

“Pastikan setiap rupiah anggaran memberi manfaat optimal. Hadirkan inovasi layanan sehingga pemerintah semakin dirasakan kehadirannya oleh warga,” katanya.

Adapun enam pejabat yang dilantik yaitu:

* **Muhammad Iqbal Basa, S.E.** — Sekretaris DPRD OKI
* **M. Putra Taufan, S.T., M.Si.M.** — Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (BPPD)
* **Endang Kartika Hardiana, S.I.P., M.Si.** — Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)
* **Ferlidena Burniat, S.E., M.M.** — Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD)
* **Adi Yanto, S.Pd., M.Si.** — Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika
* **Muktaqid, S.T.** — Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH)

Pelantikan berlangsung khidmat dan menjadi momentum baru dalam penguatan birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKI.

( Murod)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.